Hal Penting Yang Disampaikan Pada Perangkat Desa

Website Desa Gemantar

Gemantar Desa Berinovasi

Kabid Pemdes, Toto Sugiyarto (kiri) ketika memberikan sambutan saat sosialisasi standarisasi indeks belanja desa tahun anggaran 2018, Kamis (3/08).

Sosialisasi yang bertempat di Ruang Khayangan Setda Kabupaten Wonogiri tersebut dimulai pukul 09.00 WIB. Ratusan Perangkat Desa mendapat materi penting terkait standarisasi indeks belanja desa tahun anggaran 2018, ihwal keuangan desa, dan disiplin kerja.

Agar perencanaan dan pelaksanaan kegiatan di desa pada tahun anggaran 2018 dapat berjalan lebih efisien dan efektif sesuai ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku, maka perlu menetapkan standarisasi indeks belanja untuk desa di Kabupaten Wonogiri. Hal inilah yang mendasari dikumpulkannya sejumlah Perangkat Desa. Ada beberapa kecamatan yang sebelumnya sudah mengantongi usulan perubahan indeks dari desa, diantaranya Kecamatan Jatisrono. Untuk usulan upah tenaga kerja, tukang sebesar Rp. 75 ribu / HOK, dan tenaga Rp. 65 ribu / HOK. Demikian pula Kecamatan Slogohimo, selain upah tukang, indeks perjalanan dinas ke Kabupaten juga tertulis pada usulan. Tahun 2017, untuk Kades Rp. 35 ribu dan perangkat desa Rp. 30 ribu. Tahun 2018 diusulkan, untuk Kades Rp. 65 ribu dan perangkat desa Rp. 60 ribu. Berbeda dengan yang lain, Kecamatan Jatiroto mengusulkan honor SID (Sistem Informasi Desa) kisaran Rp. 150 ribu / bulan.

Menanggapi hal itu, Kasi Pembinaan Aset Desa Bidang Pemdes, Mustaqim, S.Sos, mengatakan bahwa indeks akan disandingkan dengan indeks belanja kabupaten, agar semua sesuai dengan Perpub. Pihaknya mencontohkan, jarak perjalanan kurang dari 7 kilometer tidak bisa di SPJkan. Inspektorat juga mengingatkan, dalam pembuatan SPJ harus berhati-hati. Karena ketika ada penyelewengan dan sudah ditangani oleh aparat penegak hukum, meskipun uang sudah dikembalikan, tapi itu tidak akan berpengaruh terhadap tindak lanjut hukum. Harapan besar untuk Pemerintah Desa agar diberikan kelancaran dalam penyelenggaraan Pemerintahan Desa.

Dalam kesempatan yang sama, Toto Sugiyarto menghimbau bulan November semua kegiatan fisik harus selesai. “ Saya harap bulan November semua kegiatan fisik harus selesai, agar bulan Desember semua SPJ sudah selesai,” tegas Toto. “ Terkait Dana Desa Tahap I sebesar 60%, Kami tunggu laporan konsolidasi realisasi penyerapannya,” imbuh dia. keterlambatan 1 desa akan berpengaruh terhadap 251 desa terkait pencairan Dana Desa Tahap II. Tak hanya bicara soal keuangan desa, Toto juga mengingatkan tentang kedisiplinan dan kerapian dalam kerja. “Jangan sampai Perangkat Desa tidak bersepatu, pakaian harap diseterika, jangan memakai pakaian yang sobek. Seragam yang sudah tidak layak harap dianggarkan dan di SPJkan, “ pungkasnya.

About gemantar-wonogiri 145 Articles
Desa Berinovasi Dalam Pengelolaan Website Desa

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan