Intensitas Pelatihan Siskeudes Untuk Desa Pilot Project

Website Desa Gemantar

Gemantar Desa Berinovasi
Foto : Ibnu / gemantar.desa.id

Dari kanan, Satya Graha, Kusnaini, didampingi operator siskeudes Desa Gemantar (Ratih Joko Purnomo dan Dwi Wulandari), saat monev siskeudes di Kantor Desa Gemantar, Senin (13/11/2017), siang.

 

Penerapan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, membawa pengaruh besar terhadap perkembangan desa. Tentu hal ini juga dibarengi dengan adanya pengembangan sistem yang solid bagi desa dalam pengelolaan keuangan desa. Aplikasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) merupakan aplikasi yang dikembangkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola keuangan desa.

Fitur-fitur yang ada dalam Aplikasi Pengelolaan Keuangan Desa dibuat sederhana dan user friendly sehingga memudahkan pengguna dalam mengoperasikan aplikasi siskeudes. Proses sekali penginputan sesuai dengan transaksi yang ada, dapat menghasilkan output berupa dokumen penatausahaan dan laporan yang sesuai dengan ketentuan.

Meskipun sudah ada sejak tahun 2015, namun aplikasi ini baru dikenal oleh perangkat desa di Kabupaten Wonogiri pada pertengahan tahun 2017 melalui pelatihan. “251 desa sudah dilatih untuk penganggaran APBDES 2017 untuk masuk ke siskeudes,” Ungkap Satya Graha, Tenaga Ahli Pembangunan Partisipatif (P3MD) Kabupaten Wonogiri, usai monev siskeudes di Desa Gemantar.

Tak hanya sekali itu saja, pasalnya, pelatihan  siskeudes lanjutan tahap penatausahaan untuk 50 desa yang terbagi menjadi 2 gelombang juga sudah dilakukan pada awal november ini. Gelombang pertama dilaksanakan pada tanggal 1-2 November 2017 di gedung pertemuan Kecamatan Eromoko, yang diikuti oleh 24 desa dari 12 kecamatan. Gelombang kedua dilaksanakan di rumah makan Umbulrejo Pandeyan Jatisrono pada  tanggal 3-4 November 2017 dan diikuti oleh 26 desa dari 13 kecamatan. “50 desa sudah dilatih juga untuk penatausahaan, kita ambil 16 desa untuk pilot project, termasuk Gemantar” imbuh Satya. Model pelatihannya memang latihan plus, latihan untuk penggunaan penatausahaan keuangan di 2018, plusnya adalah sekalian inputkan administrasi penatausahaan 2017 di siskeudes, jadi kalau ini clear, pelaporan Gemantar bisa pakai siskeudes,” pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh rekan sejawatnya, Kusnaini. Pihaknya menambahkan bahwa penganggaran dan penatausahaan APBDES tahun 2018 dari 251 desa se Kabupaten Wonogiri menggunakan siskeudes dan manual, baru tahun 2019 nanti seluruhnya full menggunakan siskeudes.

Secara teknis transaksi keuangan desa termasuk dalam kelompok skala kecil, sehingga lebih tepat ditangani secara mudah dengan database acces ini. Sehingga diharapkan pemerintah desa dapat melaksanakan siklus pengelolaan keuangan desa secara akuntabel mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban dan pengawasan. Namun, agaknya butuh konsentrasi dan penyesuaian mendasar dari 251 desa di Kabupaten Wonogiri terhadap aplikasi ini.

About gemantar-wonogiri 145 Articles
Desa Berinovasi Dalam Pengelolaan Website Desa

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan