Hasil Kegiatan KKN-Dik UMS 2018 Di Dusun Bakalan

ARTIKEL BIMBINGAN BELAJAR DUSUN BAKALAN

          Bimbingan belajar adalah kegiatan pelajaran tambahan yang diberikan kepada anak maupun orang dewasa.Dewasa ini bimbingan belajar menjadi pilihan bagi orang tua untuk menambah intensitas belajar anaknya.Bimbingan belajar bagi anak juga tak lepas dari pro dan kontra, sebagian berpendapat bahwa bimbingan belajar membuat anak kehilangan masa anak-anaknya dengan terlalu sibuk mengikuti bimbingan belajar.Akan tetapi fakta telah berbicara bahwa tak sedikit anak yang mengikuti kegiatan bimbingan belajar atau bimbel mampu berprestasi di sekolah.Hal tersebut menyiratkan bahwa bimbingan belajar (bimbel) memiliki nilai positif dan manfaat tersendiri bagi anak.

Kesempatan kali ini penulis ingin menceritakan mengenai bimbingan belajar yang dilakukan di dusun Bakalan,Desa gemantar, Kecamatan selogiri, kabupaten wonogiri.Bimbingan dilakukan tiap hari kamis pada pukul 16.00 wib sampai dengan pukul 17.30antusiasme anak-anak dusun tersebut sangat tinggi bahkan pengajar yang berjumlah 10 orang mahasiswa dan mahasiswi dari Universitas Muhammadiyah Surakarta kuwalahan.Anak-anak yang mengikuti bimbingan belajar kebanyakan dari tingkat TK dan SD, yang bertempat di Masjid Al Mutakhin Yang terletak di dusun Bakalan. Bimbingan belajar dari program kerja kami di bagi menjadi 2  yaitu bimbingan belajar untuk umum dan bimbingan belajar khusus bahasa Inggris. Bimbingan belajar untuk umum yang diutamakan ketika anak tersebut mendapat tugas (PR) dari guru sekolah kemudian dikerjakan bersama-sama di forum tersebut. Bagi anak-anak yang tidak memiliki tugas (PR)dari guru sekolahan membahas tentang mata pelajaran besok yang akan dibahas di Sekolahan. Waktu yang digunakan untuk bimbingan belajar secara umum 1 jam dari pukul 16.00 sampai dengan17.00 Wib. Bimbingan Belajar khusus bahasa Inggris di fokuskan untuk mata pelajaran Bahasa Inggris saja.Untuk bimigan belajar bahasa Inggris dilakukan setelah anak-anak mengikuti bimbingan belajar secara umum.waktu untuk bimbingan belajar bahasa Inggris 30 menit.

 

ARITIKEL TPA I DUSUN BAKALAN

Pengertian Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA)

Menurut Team Tadarus Angkatan Muda Masjid dan Mushola Kota Gede Yogyakarta dalam As’ad dan Budiyanto (1995) mengemukakan pengertian Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) adalah lembaga pendidikan nonformal yang merupakan lembaga pendidikan baca Al-Qur’an untuk usia SD (6-12 tahun). Lembaga ini penyelenggaraannya ditangani oleh masyarakat Islam yang ada di wilayah tersebut.Materi yang diberikan saat TPA dibedakan menjadi dua macam yaitu materi pokok dan materi tambahan. Yang dimaksud materi pokok adalah materi yang harus dikuasai benar oleh setiap santri dan dijadikan tolok ukur keberhasilan santri. Sebagai materi pokok santri adalah belajar membaca Al-Qur’an dengan menggunakan buku iqro’ jilid 1-6 (susunan Ustadz As Human). Bila santri telah menyelesaikan jilid 6 dengan baik, dapat dipastikan ia dapat membaca Al-Qur’an dengan benar. Untuk selanjutnya ia mulai belajar membaca Al-Qur’an.

Adapun materi tambahan adalah materi yang belum dijadikan syarat untuk menentukan lulus tidaknya santri tersebut (As’ad dan Budiyanto 1995:16). Sebagai materi tambahan adalah : Hafalan bacaan shalat dan prakteknya, hafalan doa sehari-hari, hafalan surat-surat pendek, hafalan kalimat thoyibah, bermain cerita, ibadah,aqidah dan akhlak.

Kesempatan kali ini penulis ingin menceritakan mengenai bimbingan belajar yang dilakukan di dusun Bakalan, Desa gemantar, Kecamatan selogiri, kabupaten wonogiri. Bimbingan dilakukan tiap hari minggu pada pukul 16.00 wib sampai dengan pukul 17.30  yang bertmpatdi masjid Al Makhin Dusun Bakalan. Partisipasi anak-anak di Dusun Bakalan sangat tinggi dengan adanya program kerja TPA.Banyak anak-anak yang sudah bisa membaca Iqra dengan lancar. Setelah membaca Iqro selesai kami mahasiswa KKN-Dik Uiversitas Muhammadiyah Surakarta juga memberikan hafalan surat surat pendek, praktek wudhu dan praktek sholat yang benar.Anak-anak didusun Bakalan sangat senang dengan adanya TPA karena TPA didusun Bakalan dilaksankan setiap akan menjelang bulan Ramadhan. Untuk itu banyak anak-anak yang mengeluh agar TPA didusun Bakalan setiap seminggu sekali tetap diadakan untuk mengisi kegiatan anak-anak didusun Bakalan setiap sore.

Pengirim :afriyani 7796 / KKN-Dik UMS 2018

Facebook Comments

gemantar-wonogiri

Desa Berinovasi Dalam Pengelolaan Website Desa

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan