Pohon Tumbang Sebabkan Akses Jalan Terputus Dan Rumah Warga Rusak

Website Desa Gemantar

Gemantar Desa Berinovasi

Petugas BPBD Kabupaten Wonogiri, saat melakukan evakuasi rumah warga yang tertimpa pohon, di RT 001 RW 006 Dusun Dukuh Desa Gemantar, pada hari Minggu (18/3/2018).

 

Hujan deras yang disertai angin kencang di wilayah Desa Gemantar pada Sabtu (17/3/2018), mengakibatkan tumbangnya sejumlah pohon. Akses jalan puter distrik yang menghubungkan Desa Gemantar dengan Desa Sendangijo pun sempat terputus akibat robohnya pohon yang menutupi jalan. Sejumlah pengguna jalan terpaksa harus jalan memutar sejauh ±1,22 kilo meter untuk menuju Desa Sendangijo, begitu pun sebaliknya. Namun, tertutupnya akses jalan tersebut tak berlangsung lama. Sebab, setelah hujan reda, masyarakat sekitar langsung menyingkirkan pohon ukuran sedang yang melintang di jalan cor hasil pembangunan tahun lalu itu.

Masyarakat sekitar membersihkan pohon tumbang yang menutupi jalan penghubung Desa Gemantar – Desa Sendngijo.

Hujan lebat selama 1 jam sejak pukul 14.30 WIB tersebut juga merobohkan pohon di sejumlah tempat. Menurut laporan, ada satu rumah warga di Dusun Dukuh RT 001 RW 006 Desa Gemantar yang tertimpa pohon. Bagian dapur rumah milik Tarno (55 tahun), tertimpa 2 pohon jati ukuran sedang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, kerugian diperkirakan sekitar Rp. 2 juta. Ternyata tumbangnya pohon di sore itu tak hanya menimpa rumah milik warga. Pasalnya, bengkel las milik Wiyono (Ketuan RT 001 RW 006), yang berdekatan dengan rumah Tarno juga mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon. Meskipun kerusakan tergolong ringan, namun kejadian tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar, untuk membantu membersihkan ranting sebelum disingkirkanya batang pohon dari kedua lokasi tumbangnya pohon tersebut.

Warga Dusun Dukuh, usai gotong-royong membersihkan batang pohon yang menimpa rumah tetangganya

Evakuasi tumbangnya pohon yang menimpa rumah warga dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri, esok harinya, Minggu (18/3/2018). Sejak pagi, 5 petugas BPBD yang tiba di lokasi langsung memotong pohon yang menimpa atap rumah warga dan pohon-pohon disekitarnya agar kejadian yang sama tidak terulang kembali. Selain itu, BPBD Kabupaten Wonogiri juga menyerahkan bantuan sembako untuk warga yang terdampak.

Menurut pantauan, hingga hari ini, selain tertutupnya akses jalan dibeberapa titik, hujan yang dibarengi angin kencang juga mengakibatkan ambruknya sebagian tanaman padi sawah milik petani. Ambruknya padi yang berusia rata-rata 75 hari tersebut membuat sejumlah petani merasa cemas karena takut merugi. Hal itu cukup beralasan, karena petani masih harus menunggu hingga 30 hari untuk bisa memanen. Sementara, kondisi tanaman yang rusak tentu akan berpengaruh terhadap hasil panen mendatang.

About gemantar-wonogiri 144 Articles
Desa Berinovasi Dalam Pengelolaan Website Desa

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan